BOLAGG : FLEXING

 


Dalam era media sosial yang makin berkembang, banyak orang menggunakan platform ini untuk berbagi momen kehidupan mereka. Namun, di tengah keramaian tersebut, muncul sebuah fenomena yang kerap menjadi perbincangan, yaitu "flexing." Dalam artikel ini, kita akan membahas fenomena ini, memahami definisinya, perbedaannya dengan perilaku lain, dan bagaimana hal ini memengaruhi dinamika sosial di dunia maya.

Flexing, dalam konteks media sosial, adalah perilaku menunjukkan prestasi, kebahagiaan, dan gaya hidup mewah secara berlebihan. Ini bisa berupa memamerkan pencapaian, harta kekayaan, atau aspek-aspek lain yang mencerminkan keberhasilan seseorang. Flexing bukan hanya sekadar berbagi momen, tetapi lebih menonjolkan pencapaian dengan tujuan mendapatkan perhatian dan pengakuan.

Perbedaan antara Flexing dan Pamer?
Sebelum lebih jauh membahas flexing, perlu dipahami perbedaannya dengan perilaku lain seperti "pamer." Meskipun kedua istilah ini seringkali digunakan bergantian, mereka memiliki maksud yang berbeda. Pamer lebih umum dan dapat mencakup berbagai aspek, sementara flexing lebih fokus pada kemewahan dan keberhasilan. Dengan kata lain, flexing adalah bentuk khusus dari pamer yang menekankan prestasi dan gaya hidup yang cemerlang.

Penyebab Flexing : 
1. Rendahnya Rasa Percaya Diri
2. Kecemburuan Sosial
3. Ingin Tampil Lebih Baik dari Orang Lain


Dibalik Kalimat : FLEXING

Posting Komentar

0 Komentar